Ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi tolok ukur keberhasilan budidaya perairan adalah sebagai berikut:
1. Ikan dapat tumbuh dengan baik dalam waktu yang singkat.
Hal ini disebabkan dalam budidaya sesuai dengan kehendak yang telah diprediksi oleh pembudidaya. Dari hal tersebut dapat dikatakan sebagai salah satu tolok ukur keberhasilan budidaya perairan
2.Ikan memiliki harga ekonomis yang tinggi
Harga ikan ekonomis tinggi meliputi kuantitas dan kualitas ikan. Kuantitas ikan yang banyak serta biomassa yang berbobot dapat menyebabkan harga ekonomis yang tinggi. Kualitas ikan dapat diketahui dari ikan yang tidak terkena bahan logam berat.
1. Jenis ikan
Jenis ikan mempengaruhi keberhasilan budidaya perairan karena jenis ikan mempengaruhi tingkah laku, kebiasaan hidup dan habitat. Hal tersebut pembudidaya harus mengetahui karakteistik dari ikan sehingga dalam budidaya lebih mudah. Contohnya: seorang pembudidaya harus mengetahui jenis ikan itu termasuk omnivora, karnivora ataupun herbivora. Ikan termasuk fototaksis positif ataupu fototaksis negatif. Dari mengetahu hal tersebut, kita dapat mengatur pakan, gizi dan waktu tebar benih.
Salah satu kendala pada jenis ikan adalah apabila pada suatu perairan tawar di tebar benih ikan bawal putih ataupun ikan karnivora. Hal tersebut akan menyebabkan ikan bawal putih tersebut akan memakan semua ikan herbivora yang ada di perairan tersebut. Hal yang dapat dilakukan adalah mengantisipasi agar tidak ada ikan karnivora yang lepas di perairan air tawar yang terbuka.
2.Reproduksi
Reproduksi ikan sangat mempengaruhi keberhasilan budidaya dikarenakan Reproduksi pada ikan dapat dilakukan manipulasi. Salah satunya adalah dengan memisahlan antara jantan dan betina. hal ini dapat juga di sebut mono sex jantan. Hal ini memungkinkan apabila penebaran 1000 benih maka akan panen 1000 benih ikan dan bukan panen sebanyak 1200 benih. Apabila panen 1000 benih (tetap) dimungkinkan ukuran nila akan mencapai ukuran pasar internasional. Sedangkan apabila panen 1200 benih ikan karena terjadi pembenihan yang tidak diinginkan, dimungkinkan tidak mengalami pertumbuhan yang baik. Pembenihan pada ikan akan mempengaruhi pertumbuhan ikan. Dri hal tersebut dapat disimpulkan bahwa monosex jantan menghindari perkawinan.
3.Genetika
Genetika mempengaruhi budidaya perairan karena benih yang didapat berasal dari benih-benih sebelunya. Apabila benih yang digunakan baik maka hasil budidaya dimungkinkan akan baik pula.
1.Pakan
Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi budidaya perairan adalah pakan. Kendala-kendala yang terjadi pada pakan akan berkenaan dengan kualitas air. Beberpa hal yang berpengaru pada pakan ikan adalah sebagai berikut:
a.Prosentase pemberian gizi pada ikan
b.Prosentase pemberian makan
Dapat dihitung dari 3-5%
Misal:
1000 ekor ikan @3,5 cm
sampling denngan menimbang 10 ekor---- 30 gr
1000/10 X 30=3000 gr
4/10 X3000=120 gr/hari
c.Frekuensi
Setelah mengetahui prosentas pakan yang akan diberikan kepada ikan, kita dapat memberi makan berapa kali dalam sehari. Akan lebih baik kita memberi makan ikan 3 kali sehari (pagi, siang maupun sore). Dari hal tersebut, dapat diketahui bahwa perkiraan pemberian makan adalah 40 gr tiap pemberian makan. Dalam pemberian makan ke dalam kolam, hendaknya dilakukan secara bertahap, mulai dari banyak kemudian lebih sedikit semakin lama semakin sedikit. Apabila ikan sudah tidak memberikan reaksi lagi, dapat dikatakan kalau iakn tersebut telah kenyang.
d.Waktu
Kita harus mengetahui ikan tersebut aktif dipagi hari maupun disiang hari.
2.Kualitas Air
Hal ini dapat disebabkan oleh feses ikan dan sisa pakan ikan. Fases dan sisa pakan ikan akan diuraikan oleh bakteri pengurai, sedangkan bakteri pengurai membutuhkan oksigen untuk bernafas sehingga menyebabkan kompetisi oksigen akan semakin ketat. Selain itu, dari pemupukan serta penguraian feses ikan dan pakan tersebut dapat menimbulkan gas-gas beracun seperti amonia, H2S dan sebagainya. Hal ini dapat di rekayasa dengan menggunakan airasi atau mengganti air kolam dengan melalui lubang pada bagian kolam.
Kualitas air juga dapat di minimalkan agar tetap terjaga dengan cara pengaturan padat tebar ikan. Apabila menggunakan sebuah kolam (terpal, semen maupun tanah) dengan menggunakan ukuran 2m x 5m x 0,75m= 7,5m3 = 7500 Lapabila kandungan oksigen dalam air 5 mg/L maka dalam 7500 L itu dapat di huni oleh 1500 ikan. Hal tersebut dilakukan agar kompetisi oksigen berkurang selain itu juga dapat dilakukan pengurangan jumlah ikan.
3.Penyakit
Ada beberapa penyakit yang timbul ketika usaha budidaya perairan. Salah satu diantaranya adalah White Spot. Penyakit ini di tandai dengan timbulnya bintik putih pada ikan dan menggesek-gesekan tubuhnya ke dasar kolam. Penyakit ini timbul pada pergantian musim. Penyakit ini menyebabkan daya tahan ikan menurun.Akibatnya selanjutnya nafsu makan berkurang hingga menyebabkan kematian. Beberapa antisipasi yang dapat dilakukan adalah memberi tambahan vitamin pada ikan. Jika sudah menemukan ikan terkena white spot, sebelum meluas lebih baik air kolamnya diberi cairan garam. Untuk takaranya 5 kg garam untuk 1000 meter persegi luas kolam.
4.Limbah
Limbah dapat mempengaruhi budidaya perairan karena mempengaruhi lingkungan ikan. Limbah dapat menjadikan ikan tidak sesuai dengan lingkunganya. Salah satunya pabila pada kawasan budidaya tersebut tercemar oleh limbah-limbah logam berat. Namun ada beberapa limbah yang dapat digunakan dalam budidya, yaitu limbah hasil pabrik tahu. Limbah tersebut mengandung PH rendah dan protein tinggi yang menyebabkan tumbunya fitoplankton. Dapat digunakan sebagai budidaya ikan nila apabila telah dilakukan pengolahan air limbah dahulu. Salah satunya yaitu dengan menaikan PH air limbah agar sesuai PH ikan nila.
5.Pemasaran
Pemasaran menjadi salah satu faktor external dikarenakan merupakan salah satu proses suatu kultivan sampai ke konsumen. Pemasaran dapat juga menyebabkan ikan menjadi stress karena terlalu lama terdapat di dalam alat pengangkut.
Salah satu kendala dalam budidaya berasal dari alam. Salah satu diantaranya hujan yang terus menerus dapat menyebabkan perubahan suhu yang sangat drastis apabila air hujan masuk kedalam kolam air. Banjir juga dapat menyebabkan banyaknya ikan yang terlepas di perairan terbuka. Selain itu pada budidaya di laut, apabila arus terlalu keras dapat merusak keramba.
Ada beberapa hal yang dapat digunakan untuk mengatasi kendala yaitu menanam pohon gar apabila banjir datang dapat meminimalisasi. Ketika hujan sering turun dilakukan pemberian tudung hujan.
.jpg)
0 komentar:
Poskan Komentar
Silakan tinggalkan komentar anda...!!!